• Lamborghini lain dari SalmaMungkin Anda yang akan mengambil kuncinya!

    Cukup membuat deposit minimal $ 1.000 ke akun Anda!

    Dapatkan kondisi trading terbaik dan penawaran bonus yang menarik! Kami telah memberikan 6 mobil sport legendaris! Tapi itu tidak berhenti di situ! Lamborghini Huracan berikutnya dari generasi terbaru mungkin menjadi milik Anda!

    Salma - berinvestasi dalam kemenangan Anda!

  • toolbarCollapseOpenAccount_1
  • Salma Kabinet Klien

    • Pengaturan pribadi
    • Akses ke semua layanan Salma
    • Statistik dan laporan terperinci tentang perdagangan
    • Berbagai macam transaksi keuangan
    • Sistem mengelola beberapa akun
    •  Perlindungan data maksimum
  • cabinet_client1

Berita Pasar

Informasi yang direkomendasikan

demo Berita Pasar

Pasokan OPEC Dibatasi, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik!

Minyak dunia mengalami kenaikan yang cukup signifikan beberapa waktu belakangan ini. Secara pasti, kenaikannya naik kurang lebih 1% pada akhir perdagangan selasa pagi kemarin. Padahal saat ini kondisi minyak dunia sedang simpang siur, mengingat OPEC yang merupakan organisasi para pengekspor minyak dunia dan sekutunya tengah setuju untuk melakukan pemangkasan terhadap produksi minyak minggu ini.

Beberapa ahli berpendapat kalau hal ini sangat dipengaruhi oleh tingginya aktivitas dari sektor manufaktur China. Intensitas minyak yang dibutuhkan oleh sektor satu ini sangatlah besar. Seperti yang diketahui, harga yang dipatok untuk minyak mentah Brent pada pengiriman yang dilakukan Februari lalu mengalami kenaikan hingga 0,7 persen atau setara dengan 0,43 dolar AS.

Kondisi itu membuat harga minyak mentah satu ini ditutup pada angka 60,92 dolar AS per barelnya. Di sisi lain, minyak yang berasal dari WTI atau West Texas Intermediate juga mengalami kenaikan yang tidak kalah signifikan yakni mencapai 1,4% atau setara dengan 0,79 dolar AS. Hal ini membuatnya mencapai angka 55,96 dolar AS untuk satu barelnya.

 

Kenaikan Dipengaruhi Ucapan Kontroversial Donald Trump

Perlu diketahui, harga minyak mengalami kemunduran yang sangat signifikan pada sesi awal perdagangan. Sebagian orang berpendapat kalau hal ini dipengaruhi oleh turunnya Wall Street pasca data lapangan menunjukkan penurunan sektor manufaktur AS pada akhir bulan November ini. Tapi sebagian pakar juga berpendapat kalau hal ini dipengaruhi ucapan kontroversial Donald Trump beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, beberapa hari kebelakang, Donald Trump mengeluarkan statement yang sangat besar melalui Twitternya. Dalam status terbarunya itu, dia mengungkap kalau Brasil dan Argentina secara sengaja melakukan pelemahan nilai mata uang mereka, untuk mendapatkan keuntungan besar dari impor baja dan alumunium yang AS lakukan. Selain itu, Trump juga berpendapat kalau hal ini akan sangat berbahaya bagi kesejahteraan para petani dan pelaku sektor manufaktur di Amerika. 

Menanggapi hal ini, kemudian Trump secara sepihak melakukan penerapan bea import bagi kedua produk asal negara latin tersebut. Sudah tentu hal ini membuat para pelaku pasar menjadi galau. Pasalnya hal ini akan sangat berdampak terhadap berbagai sektor perdagangan dunia. Salah satu sektor yang akan sangat terdampak tentu saja adalah minyak dunia.

Opec Lakukan Pembatasan Stok Sebagai Tindakan Preventif

Menanggapi hal ini, organisasi negara pengekspor minyak dunia atau OPEC melakukan tindakan preventif. Bentuk tidakan tersebut adalah dengan melakukan pembatasan terhadap stok minyak dunia itu sendiri. Tidak main main, dikabarkan OPEC dan para penghasil minyak lainnya akan melakuan pembatasan stok secara besar-besaran. 

Tak tanggung-tanggung, OPEC dan negara penghasil minyak lain seperti Rusia akan melakukan pemangkasan hingga 400000 barel disetiap harinya. Malah ada sumber lain yang mengatakan kalau pembatasan akan berada pada intensitas yang jauh lebih besar. Sebagai bentuk keseriusan, para petinggi OPEC akan melakukan pertemuan di Wina untuk melakuan rapat besar terkait hal ini.

Sepertinya akan ada diskusi mendalam mengenai keterkaitan antara statemen kontroversial Trump mengenai Brasil dan Argentina dengan potensinya untuk berdampak terhadap minyak dunia. Hal ini juga bertujuan untuk meminimalisir potensi lebih banyaknya produk AS yang akan didukung oleh kondisi harga pasar saat ini.

Pembatasan Stok Dipercaya Bisa Menaikkan Harga Minyak

Para Anggota OPEC memiliki keyakinan kalau keputusan yang mereka buat akan menaikkan harga minyak dengan signifikan di pasar dunia. Pasalnya rasa tidak puas konsumen akan pembatasan ini akan memunculkan tanggapan negatif. Tanggapan yang sifatnya negatif ini biasanya akan memberikan pressure yang sangat besar terhadap harga minyak di pasar dunia.

Tamas Varga, salah satu Broker Minyak PVM Senior juga menyetujui statement ini. Dia sangat setuju jika para penguasa Minyak Dunia melakukan pembatasan untuk mengimbangi produksi AS yang terus mengalami peningkatan beberapa waktu belakangan ini. Lebih jauh dia berpendapat kalau pemangkasan stok seperti ini akan memproduksi lebih banyak serpih.

Selain itu, hal ini juga perlu dilakukan mengingat, pergerakan pabrik di China pada bulan November lalu sangatlah agresif terhadap pasar minyak dunia. Hal ini sudah pasti sangat didukung oleh langkah tepat yang dilakukan oleh pemerintah China, di tengah perang dagangnya bersama AS yang sangat berpengaruh terhadap segala jenis produk di pasar dunia.

KOMENTAR DI SITUS

FACEBOOK

Tampilkan komentar yang lebih lama
bg_custom-support

ic_info 24/5 Dukungan Pelanggan

Tim dukungan pelanggan kami yang berdedikasi siap memberikan dukungan lokal dalam 10 bahasa.